Selasa, 08 September 2015

Karena Narkoba Generasi Menghilang

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan taufik dan hidayah – Nya, sehingga kami dapat menyusun Karya Ilmiah yang berjudul “Narkoba Di kalangan Remaja”.

Setelah mencari data – data yang dibutuhkan tersebut melalui media internet maupun media cetak. Akhirnya kami dapat menyusun makalah ini
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1.      Bapak Kepala SMK Negeri 3 Banjarmasin, Bapak Drs. H. Muryadi, S.H, M.M, yang selalu menyediakan fasilitas untuk kegiatan yang kami lakukan di sekolah ini.
2.      Bapak Sugiyanto, S.Pd. Selaku guru Pembimbing kami, yang memberikan dorongan dan masukan terhadap kami.
3.      Ibu Uun Dyah Eva Kusuma, S.Pd. selaku wali kelas kami, yang memberikan dukungan dan bimbingan kepada kami.  
4.      Bapak Anang Masruni yang mengajarkan cara pengetikan dan cara pengeditan karya ilmiah ini.   
5.      Kepada teman – teman  yang mendukung, dan memberi semangat kepada kami untuk menyelesaikan  Karya Tulis Ilmiah tentang Narkoba ini.

kami menyadari bahwa Karya Tulis Ilmiah yang berkaitan dengan Narkoba ini masih banyak kekurangan. Oleh Karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk menyempurnakan makalah ini.


Banjarmasin, 12 Mei 2014

Penulis




DAFTAR ISI

Hal

KATA PENGANTAR ............................................................................................. i
DAFTAR ISI ........................................................................................................... ii

BAB I        PENDAHULUAN
                   I.1 Latar Belakang ............................................................................... 1
                   I.2 Tujuan Penulisan............................................................................. 1
                   I.3 Manfaat Penulisan........................................................................... 2
                    I.4 Metode ........................................................................................... 2

BAB II       PEMBAHASAN/ISI
                   II.1 Pengertian Narkoba................................................................ ....... 3
                   II.2 Sejarah Narkoba..................................................................... ....... 4
                   II.3 Macam – macam Narkoba...................................................... ....... 5
                   II.4 Pengaruh Narkoba.................................................................. ....... 7
                   II.5 Penyebab Beredarnya Narkoba.............................................. ....... 7
                   II.6 Pencegahan............................................................................. ....... 8

BAB III     PENUTUP
                  III.1 Kesimpulan .............................................................................   9
                  III.2 Saran ................................................................................ ........ 10

                  III.3 Daftar Pustaka.......................................................................      12           




PENDAHULAN


I.1 Latar Belakang
            Makalah yang berkitan dengan narkoba ini lebih ditujukan kepada para remaja, mahasiswa, terutama pada para pelajar. Agar para penerus bangsa ini tidak terjerumus pada pergaulan yang salah. Dengan harapan makalah yang sedemikian singkat ini dapat menambah wawasan bagi para pembaca.
            Narkoba sendiri adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Ada istilah lain yang diperkenalkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia yaitu : napza, napza adalah singkatan dari narkotika psikotropika dan zat adiktif. Itu adalah sekelompok zat yang mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya.
Narkoba atau napza merupakan bahan/zat yang bila masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi tubuh terutama susunan syaraf pusat/otak sehingga bila disalahgunakan akan menyebabkan gangguan fisik, psikis/jiwa dan fungsi sosial. Karena itu Pemerintah memberlakukan Undang-Undang untuk penyalahgunaan narkoba yaitu UU No.5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika.
             Pada awalnya narkotika dan zat adiktif lainnya dipakai dibidang kedokteran sebagai penghilang rasa sakit. Seharusnya  narkotika digunakan dalam bidang kedokteran sebagai pengobatan dan bahan penelitian. Bukan untuk disalah gunakan. Dan konsumsi narkoba yang salah dapat menyebabkan akibat yang fatal, seperti tidak tenangnya hati dan pikiran.
            Narkoba pada saat ini sangat sulit untuk dicegah karena penyebaran narkoba sudah hampir  tak bisa dicegah dan narkoba dapat didapat dengan mudah dari oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin menghancurkan masa depan penerus bangsa ini.
             Upaya pemberatasan narkoba sudah sering dilakukan, namun cara yang paling efektif untuk mencegah pengaruh Narkoba adalah bimbingan dari orang tua yang membimbing dirumah dan guru yang membimbing disekolah. Jika orang tua dan guru dapat membimbing anak didik mereka, maka kecil  kemungkinan mereka akan memakai narkoba.

I.2 Tujuan Penulisan
            Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah dengan maksud untuk memberikan informasi khususnya bagi para remaja agar mereka tidak menyalahgunakan narkotika, karena akibat yang ditumbulkan dari narkoba bisa berakibat fatal.

I.3 Manfaat Penulisan
            Manfaat dari penulisan ini adalah untuk mengetahui penyebab, macam – macam dan pengaruh Narkoba bagi penggunanya (terutama kaum remaja). Agar mereka tidak terpengaruh oleh kemajuan zaman dan pergaulan bebas yang bersifat negatif dan sebagai bahan referensi bagi para pembaca.

I.4 Metode
            Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini menggunakan metode pustaka dan kami mencari bahan dari media internet, televisi dan media cetak seperti buku-buku yang berkaitan tentang narkoba.



 PEMBAHASAN

II.1 Pengertian Narkoba
            Narkoba adalah semua zat padat, cair maupun gas yang dimasukkan kedalam tubuh yang dapat merubah fungsi dan struktur tubuh secara fisik maupun psikis tidak termasuk makanan, air, dan oksigen dimana itu sangat dibutuhan oleh tubuh untuk mempertahankan fungsi tubuh normal. (Pengertian Narkoba Menurut WHO tahun 1982).
Dimakalah ini akan kami jelaskan jenis – jenis narkoba, diantaranya :
1.      Narkotika
Narkotika adalah zat yang berasal dari tanaman atau sintetis maupun semi sintentis yang dapat menurunkan kesadaran, hilang rasa, dapat menyebabkan ketergantungan dan ketagihan yang sangat berat.
Jenis narkotika dibagi menjadi 3 golongan :
Golongan I      : golongan I adalah narkotika yang paling berbahaya karena mempunyai daya adiktif yang sangat tinggi, golongan ini tidak dapat dapat digunakan untuk golongan apapun, kecuali untuk suatu penelitian.
Golongan II    : golongan II adalah narkotika yang mempunyai daya adiktif yang kuat, namun bermanfaat untuk pengobatan, contoh : benzetidin dan betametadol.
Golongan III   : golongan III adalah narkotika yang memiliki daya adiktif ringan, tetapi dapat bermanfaat untuk pengobatan dan penelitian, seperti : codein.
2.      Psikotropika
Psikotropika adalah zat alamiah yang dapat menyebabkan perubahan khas pada aktifitas mental dan perilaku.
Jenis psikitropika dibagi menjadi 4 golongan, yaitu:
Golongan I      : Psikotropika dengan daya adiktif yang sangat kuat, untuk golongan I belum diketahui manfaat untuk pengobatan dan sedang diteliti khasiatnya.
Golongan II    : Psikotropika dengan daya adiktif yang kuat menyebabkan sidroam ketergantungan serta berguna untuk pengobatan dan penelitian.
Golongan III   : Psikotropika dengan daya aktif yang sedang
Golongan IV   : Psikotropika dengan daya adiktif ringan
3.      Zat Adiktif
            Zat Adiktif  adalah zat yang sangat berbahaya bagi manusia, zat adiktif yaitu, bahan lain yang bukan Narkotika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan, diantaranya yaitu: Rokok dan alkohol.

II.2 Sejarah Narkoba
Kurang lebih tahun 2000 SM di Samaria dikenal sari bunga opion atau kemudian dikenal opion yang dikenal dengan nama opium (candu= papavor somniferitum). Bunga ini dapat tumbuh didataran tinggi diatas ketinggian 500 Meter diatas permukaan laut. Setelah diSamaria penyebaran bunga ini adalah keIndia, Cina dan wilayah Asia lainnya. Cina menjadi tempat yang subur bagi bunga ini, pada abad ke XVII di Cina mengalami masalah tentang penyebaran candu ini. Bahkan di abad XIX terjadi perang candu dimana akhinya Cina ditaklukan Inggris dengan merelakan Hongkong.
            Tahun 1806 seorang dokter dari Westphalia bernama Friedrich Wilhelim Sertuner memodifikasi candu yang dicampur amoniak yang dikenal sebagai Morphin yang diambil dari nama dewa mimpi Yunani yang bernama Morphius. Tahun 1856 saat  perang saudara di Amerika Serikat. Morphin ini digunakan untuk menghilangkan rasa sakit karena luka–luka setelah perang, sebagian tahanan–tahanan tersebut kecanduan sehingga perilaku ini disebut dengan “penyakit tentara”.
            Tahun 1874 seorang ahli kimia bernama Alder Wright dari London, dia merebus cairan morphin dengan asam anhidrat (cairan yang ada pada sejenis jamur), ketika cairan ini diuji kepada seekor anjing. Maka reaksi anjing tersebut adalah ketakutan, tiarap, mengantuk dan muntah–muntah. Namun ditahun 1898 suatu pabrik ada yang memproduksi obat tersebut dengan nama Heroin, sebagai obat resmi penghilang rasa sakit.
            Selain morphin dan heroin ada lagi jenis lain yaitu kokain (ery throxylor coca) berasal dari tumbuhan coca yang tumbuh diPeru dan Bolavia. Kokain ini biasanya digunakan untuk penyembuhan Asma dan TBC. Pada akhir tahun 70–an ketika tingkat tekanan hidup manusia semakin meningkat serta tekhnologi mendukung maka diberilah campuran–campuran khusus agar candu tersebut dapat juga dalam bentuk obat–obatan.

II.3 Macam–macam Narkoba
            Banyak sekali macam–macam dan jenis–jenis narkoba namun kebanyakan dari kita tidak mengetahuinya, untuk menambah wawasan. kami akan menjelaskan sedikit macam–macam Narkoba :
a.       Opioda
Opioda yaitu nama dari segolongan zat alamiah , semi sintetik maupun sintetik yang diambil dari bagian pohon poppy. Pohon poppy sendiri pertama kali ditemukan di asia kecil.
b.      Kokain
 kokain biasanya sebagai obat penyembuhan bagi penderita Asma dan TBC. Kokain sendiri merupakan zat kuat yang berbentuk bubuk kristal putih yang disuling dari daun coca (Erythoxylan Coca). Tanaman kokain mirip dengan pohon kopi yang banyak tumbuh di Amerika Tengah dan Amerika Selatan.
c.       Ganja/Kanabis
Kalian pasti tahu ganja, yaitu tanaman dengan daun menyerupai daun singkong dan berbulu halus jumlah jarinya selalu ganjil. Ganja atau kanabis ini berasal dari tanaman Cannabis Satifa dan Cannabis indica yaitu sejenis tanaman yang biasannya digunakan untuk obat relaksasi. Cara penyahgunaannya adalah dengan mengeringkan dan dicampurkan dengan tembakau yang dijadikan menjadi rokok.
d.      Sedativa
Sedativa adalah zat yang dapat mengurangi fungsi sistem saraf pusat. Sedativa sangat berbahaya  apabila tidak dipergunakan dengan semestinya. Zat ini dapat mengurangi fungsi sistem syaraf pusat dan dapat menyebabkan koma, bahkan kematian jika melebihi takaran.
e.       Ekstasi
Ekstansi pada zaman dahulu dikembangkan oleh perusahaan Ernts Merk di Jerman pada tahun 1914 yang dipergunakan untuk pengobatan pasien yang sudah parah dan meningkatkan daya tahan tubuh prajurit di Amerika. Namun saat ini sering dipergunakan sebagai alat khayal tanpa harus berhalusinasi, obat ini dapat menyebabkan rasa gembira yang berlebihan, hilangnya rasa sedih, tubuh terasa fit dan segar. Ekstasi dapat merusak mekanisme di dalam otak  yang mengatur daya belajar dan berpikir dengan cepat, terbukti ekstasi dapat menyebabkan kerusakan jantung dan hati.
f.       Shabu–shabu
Selain opioda, kokain, sedativa, dan ekstasi ada lagi komoditas baru yang akhir–akhir ini sedang laris, shabu–shabu mempunyai nama kimia methametanime yang mempunyai kesamaan sifat dengan ekstasi yang sama–sama tergolong dalam zat psikotropika stimulasia otak yang dapat menyebabkan ketergantungan. Bentuk shabu–shabu sendiri berbentuk bubuk yang mengkilat seperti garam dapur. Dampak dari pemakai yang telah kronis adalah, tubuhnya akan tampak kurus, mata merah, malas mandi, emosi labil, dan loyo.
g.      Alkohol
Alkohol adalah zat yang terdapat dari berbagai jenis minuman keras, didalam alkohol terkandung etanol yang berfungsi memperlambat kerja sistem. Kerja sistem saraf pusat, menekan pernapasan, denyut jantung dan mengganggu penalaran dan penilain. Tetapi apabila alkohol digunakan pada dosis rendah alkohol akan membuat tubuh menjadi segar.
h.      Tembakau
Tembakau adalah daun–daunan dari pohon tembakau yang dikeringkan, dan sering digunakan untuk bahan membuat rokok. Didalam tembakau terdapat zat nikotin, nikotin ini adalah salah satu zat yang paling dikenal. Nikotin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah, peningkatan denyut jantung dan tekanan darah, nafsu makan yang berkurang dan membuat perih paru–paru.
i.        Kafein
Kafein adalah zat perangsang yang dapat ditemukan pada  obat generic, kopi, dan makanan bersoda.

II.4 Pengaruh Narkoba
            Narkoba mempunyai pengaruh negatif terhadap pikiran kita bukan hanya itu, narkoba juga mempunyai pengaruh dengan organ dalam tubuh pemakainya sendiri. Dibawah ini adalah pengaruh dari obat–obatan atau zat narkotika terhadap tubuh manusia, yaitu :
1.      Merusak susunan syaraf pusat.
2.      Hati dan ginjal adalah salah satu organ tubuh yang rusak karena zat narkotika, sering kali pecandu narkoba yang berakhir dengan katup jantung bocor, paru – paru bolong, gagal ginjal dan hati yang rusak.
3.      Tidak hanya merusak susunan syaraf dan organ tubuh manusia, tetapi juga menimbulkan penyakit kulit dan kerusakan fisik yang muncul akibat infeksi virus Hepatitis C dan HIV/AIDS.
4.      Kecanduan yang berlebihan yang menimbulkan daya khayal yang tinggi.
5.      Melemahkan fisik, moral dan daya pikir penggunanya.
6.      Perubahan dalam sikap dan kepribadian
7.      Sering menguap, ngantuk, dan malas

II.5 Penyebab Beredarnya Narkoba
            Banyak sekali penyebab beredarnya narkoba apa lagi dikalangan para remaja (pelajar), sehingga mereka terjerumus kedalam dunia narkoba. Penyebab beredarnya Narkoba, yaitu :
1.      Pengaruh lingkungan yang tidak baik.
2.      Karena salah pergaulan (salah memilih teman).
3.      Tekanan Psikologi yang di alami remaja.
4.      Kebanyakan orang menyalahgunakan narkoba, padahal narkoba sebenarnya dipergunakan dalam bidang kedokteran.
5.      Karena rasa keingintahuan remaja tentang narkoba sehingga mereka mencoba–coba narkoba tersebut, biasanya narkoba berasal dari kebiasaan merokok yang lama–lama menjalar ke narkoba.
6.      Ketidak pedulian orang tua terhadap anaknya (membiarkan anaknya).
7.      Perkembangan teknolgi modern.

II.6 Pencegahan
            Sebenarnya sudah banyak cara pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah untuk memberantas narkoba, bukan hanya dari pihak pemerintah tetapi juga dari pihak sekolah dan juga dari pihak orang tua. Mulai dari mendatangkan pihak dari BNN untuk menjelaskan kepada para siswa. Namun cara ini dinilai dari sebagian besar siswa kurang efektif. Karena mereka hanya mendengarkan dan duduk diam, sebagian dari mereka tidak faham dengan maksud yang dijelaskan.
            Sebenarnya narkoba bisa dihilangkan namun dengan cara bertahap, seperti pembelajaran narkoba dan seks dapat diajarkan sejak mulai dari dini. Agar mereka tidak menjadi penerus bangsa yang gagal.
            Peredaran narkoba sebenarnya dapat dicegah dengan cara:
1.      Melindungi diri dengan iman dan taqwa.
2.      Pelatihan–pelatihan dan penyuluhan secara langsung kepada para siswa.
3.      Menangkap dan memenjarakan pengedar narkoba agar mereka mereka mendapatkan rasa jera.
4.      Tanaman seperti ganja, kokain, weed, dan tembakau sebaiknya ditanam ditempat yang seharusnya agar tanaman–tanaman ini tidak disalah gunakan oleh pihak–pihak yang tidak bertanggung jawab.
5.      Memberitahukan kepada masyarakat luas tentang bahaya narkoba.
PENUTUP

III.1 Kesimpulan
Apa Itu narkoba?, narkoba adalah narkotika/obat – obatan yang berbahaya yang disalah gunakan oleh para remaja yang dipergunakan untuk kesenangan mereka tanpa memperdulikan dampak yang akan terjadi pada diri mereka. Macam–macam narkoba, yaitu :
1.      Kokain
2.      Ganja
3.      Shabu – shabu
4.      Ekstasi
5.      Alkohol
6.      Tembakau
7.      Kafein
8.      Opioda
9.      Sedative

Siapa yang sering memakai narkoba? kaum yang sering memakai atau menggunakan narkoba adalah kaum remaja.
Mengapa para remaja bahkan kaum terpelajar sekali pun bisa memakai narkoba?. Di karenakan pengaruh lingkungan yang tidak baik dan salah pergaulan. Disaat itu pikiran mereka menjadi buruk , dan ikut menjadi pribadi yang tidak baik.
Dimana biasanya para remaja mendapatkan narkoba? Biasanya remaja mendapatkan narkoba dari orang terdekat mereka, diantaranya: teman sekelas, tetangga, dan kekasih.
Kapan  remaja memakai narkoba dan obat – obatan terlarang? Tidak hanya dirumah disaat orang rumah pergi, Namun disekolah pun adalah tempat mereka memakai narkoba, tepatnya disaat jam kosong.
Bagaimana cara pengedar mengedarkan narkoba hingga sampai ketangan para kaum terpelajar?  Para pengedar mengedarkan narkoba tersebut kepada para remaja biasanya dengan disamarkan menjadi permen, sehingga kaum terpelajar pun tidak dapat mengenali bahwa itu adalah narkoba. awalnya hanya diberikan secara cuma-cuma saat mereka sudah ketagihan dengan permen tersebut, kemudian mereka membeli permen tersebut dengan berbagai cara seperti mencuri karena hanya untuk membeli permen/narkoba tersebut. lalu mereka menawarkan atau menyebarluaskan kepada teman–teman mereka. Mereka adalah penerus bangsa yang menjadi  korban dari narkoba yang harus diselamatkan.
Narkoba mempunyai pengaruh yang besar bagi diri kita, bukan hanya dari tingkah laku kita tapi juga mempengaruhi organ dalam tubuh pemakainya sendiri, seperti:
1.      Rusaknya hati dan ginjal contohnya katup jantung bocor, paru–paru bolong, gagal ginjal dan hati yang rusak.
2.      Merusak susunan syaraf pusat
Penyebab beredarnya Narkoba Banyak sekali penyebab beredarnya Narkoba apa lagi dikalangan para remaja (pelajar), Penyebab beredarnya Narkoba, yaitu :
1.      Kebanyakan orang menyalahgunakan narkoba, padahal narkoba sebenarnya dipergunakan dalam bidang kedokteran.
2.      Karena rasa keingintahuan remaja tentang narkoba sehingga mereka mencoba–coba narkoba tersebut, biasanya narkoba berasal dari kebiasaan merokok yang lama–lama menjalar ke narkoba.
Banyak sekali cara pengedar untuk mengedarkan narkoba namun peredaran narkoba sebenarnya dapat dicegah dengan cara:
1.      Melindungi diri dengan iman dan taqwa.
2.      Pelatihan–pelatihan dan penyuluhan secara langsung kepada para siswa.
3.      Menangkap dan memenjarakan pengedar narkoba agar mereka mereka mendapatkan rasa jera.
4.      Tanaman seperti ganja, kokain, weed, dan tembakau sebaiknya ditanam ditempat yang seharusnya agar tanaman–tanaman ini tidak disalah gunakan oleh pihak–pihak yang tidak bertanggung jawab.
5.      Memberitahukan kepada masyarakat luas tentang bahaya narkoba.
                                        
III.2 Saran
            Bagi yang pernah memakai narkoba : hendaklah kalian meninggalkan narkoba, karena narkoba dapat merusak masa depan dan hidup kalian.
            Bagi pihak orang tua   : jadilah teladan yang baik untuk anak serta menekankan bimbingan yang baik kepada anak. Jangan memberikan contoh yang buruk seperti merokok dihadapan anak, karena biasanya anak – anak akan mencontoh perilaku orang tuanya.
            Bagi pihak masyaraka : jagalah ketertiban yang ada disekitar lingkungan anda agar lingkungan anda terbebas dari bebas, dan jika anda melihat atau mengetahui tentang pengedar maupun pemakai narkoba segera laporkan kepihak yang berwajib.
            Bagi pemerintah dan pihak kepolisian  : tindak tegas bagi para pengedar dan pemakai narkoba tersebut, agar mereka tidak menyebar luaskan narkoba.



























DAFTAR PUSTAKA


Ariana “Pengaruh Narkoba Terhadap Remaja” (Online) tersedia : http://arhieana.blogspot.com/2013/12/karya-ilmiah-pengaruh-narkoba-terhadap.html (Senin, 12 Mei 2014 Pukul : 12. 15)


Dampak Negatif Narkoba Bagi Kehidupan Remaja (Online) tersedia : http://syafiitechno.blogspot.com/p/karya-ilmiah-remajadampak-negatif.html (Senin, 12 Mei 2014 Pukul : 12.05)

Docs.google.com/document/d/1_xOXOeHwAzw6ImHBvnAkvnhxBVyYIy9JLmoeGyJGlQ/edit?pli=l

Hasril, Karya Tulis Ilmiah Tentang Narkoba (Online) Tersedia : Hazrilmadridista.wordpress.com/2013/12/28/karya-tulis-ilmiah-tentang-narkoba/. (Senin, 12 Mei 2014 Pukul : 12.50)


PUTRI INDRIASARI “Karya Ilmiah Bahaya Narkoba” (online) tersedia : Poe3Indriasari.wordpress.com/2013/11/03/Karya-Ilmiah-Bahaya-Narkoba/. (Senin, 12 Mei 2014 Pukul : 12.00)

 


  

BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG ( BAHPL)

PT GALUH BOOK
Jl. Pramuka Melati Indah No. 10
Telp.  0511 – 3456911 Faks. 0511 – 3456912
Email. GaluhBook@yahoo.com
Banjarmasin
Nama Perusahaan         :           PT Sidu Indonesia

BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG ( BAHPL)
Nomor  : 430/GLHBK/IX /2015

Pada hari ini kamis tanggal tiga bulan September tahun dua ribu lima belas, dimulai jam 12:00 WITA sampai dengan selesai, bertempat di ruang rapat PT. Galuh Book telah disusun Berita Acara Pengadaan Langsung untuk Pekerjaan Pengadaan Barang pada PT. Galuh Book Tahun 2015.
1.               Bahwa dalam proses Pengadaan Langsung Pekerjaan Pengadaan Barang PT Galuh Book Tahun 2015 telah diundang calon penyedia yaitu:

Alamat                          :           Jalan A. Yani km. 8 No. 26
Kabupaten/Kota           :           Banjarmasin Timur/Banjarmasin

2.        Setelah Penyedia menyampaikan penawarkan dilakukan evaluasi teknis dan harga :
           Setelah evaluasi dinyatakan memenuhi syarat maka dilakukan proses klarifikasi Teknis dan Negosiasi hara. Dari hasil negosiasi harga diperoleh hasil sebagai berikut :
            Harga Penawaran – Rp  16.290.000,-
                        (  enam belas juta dua ratus sembilan pulih ribu rupiah )
            Harga penawaran setelah negoisasi – Rp 15.560.000,-
                        (  lima belas juta lima ratus enam puluh ribu rupiah )
Untuk selanjutnya Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung ini disampaikan kepada Bapak Yasrulah Abdurrahman, SH, MH untuk proses selanjutnya.
Demikian Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung dibuat dengan sebenarnya oleh Pejabat Pengadaan untukdippergunakan sebagai mana mestinya.

Pejabat Pengadaaan Barang


                                                                                                                                                                                                                                                                  (…………………………)

BERITA ACARA KLARIFIKASI TEKNIS DAN NEGOSIASI HARGA

PT. GALUH BOOK
Jl. Pramuka Melati Indah No. 10
Telp:  0511 – 3456911 Faks: 0511 – 3456912
Email:GaluhBook@yahoo.com
Banjarmasin


BERITA ACARA KLARIFIKASI TEKNIS DAN NEGOSIASI HARGA
Nomor  : 429/GLHBK/VIII /2015

Berdasarkan:

Berita Acara Analisa Harga dan Penawaran No :   Nomor  : 428/GLHBK/VIII /2015. Pada hari ini Rabu tanggal Dua Puluh Enam bulan Agustus Dua tahun Dua Ribu Lima Belas Pejabat pengadaan barang PT. Galuh Book telah melakukan Klarifikasi dan Negosiasi Harga atas nama : PT Sidu Indonesia untuk pengadaan peralatan kantor PT. Galuh Book.

 

Adapun hasil klarifikasi dan Negosiasi menyatakan bahwa :

1.        Harga keseluruhan diturunkan dari  Rp 16.290.000,-  (enam belas juta dua ratus sembilan puluh ribu rupiah), Menjadi Rp 15.560.000,-  (lima belas juta lima ratus enam puluh ribu rupiah)

2.        Jangka waktu penyelesaian pekerjaan 7 hari kalender.
3.        Harga sudah termasuk pajak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
4.        Barang yang tidak sesuai dengan pesanan akan dikembalikan.
5.        Teknis pembayaran:
Pembayaran dilaksanakan setelah barang datang dan selesai diperiksa oleh petugas keamanan dan ongkos kirim akan dibayar langsung kepada pengirim barang yang mengantarkan.

Oleh karena itu Pejabat Pengadaan akan merekomendasikan calon penyedia tersebut untuk ditetapkan sebagai penyedia barang serta dibuatkan SPK.
Demikian Berita Acara ini di buat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.



Calon Penyedia Barang                                                                        Pejabat Pengadaan




Drs. Hadi Prasetya SH, MH                                                                 Siti Avifah, MM
NIP. 19980211 201206 1 002                                                              NIP. 19980527 201301 2 002

                                                                                    

SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN


PT Sidu Indonesia
Jl. Ahmad Yani KM. 8 No. 26
Telp: 0511 – 32987 Faks: 0511 – 32954
Email: SiduIndonesia@yahoo.com
Banjarmasin


SURAT PERNYATAAN KESANGGUPAN


Yang bertanda tangan dibawah ini :
Nama               : Drs. Hadi Prasetya SH, MH
Jabatan             : Pimpinan Perusahaan PT Sidu Indonesia
Alamat             : Jl. Ahmad Yani KM. 8 No. 26
                          Kota  Banjarmasin
Telpon/Faks     : Telp: 0511 – 32987 Faks: 0511 – 32954

Dengan ini menyatakan bahwa kami sanggup melaksanakan pekerjaan pengadaan Peralatan Kantor PT. Galuh Book tahun 2015 sampai selesai.
Demikian surat pernyataan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.











Banjarmasin, 09 September 2015
Pimpinan PT. Sidu Indonesia






Drs. Hadi Prasetya SH, MH
NIP. 19980211 201206 1 002



Rabu, 14 Januari 2015

Tata ruang kantor

1. Manajemen perkantoran dikutipkan dalam beberapa rumusan
 George R. Terry

Manajemen perkantoran adalah perencanaan, pengendalian dan pengorganosaslan pekerjaan perkantoran, serta penggerakan mereka yang melaksanakan agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan.
•William Leffingwell dan Edwin Robinson
Manajemen perkantoran sebagai suatu fungsi adalah cabang dari seni dan ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan kantor secara efisien, bilamana dan dimanapun pekerjaan harus dilakukan.
•Millis Geoffrey
Manajemen kantor adalah seni membimbing personil kantor dalam menggunakan sarana yang sesuai dengan lingkungannya demi mencapai tujuan yang ditetapkan.

2. Aspek-aspek manajemen perkantoran
Dalam manajemen perkantoran terdapat berbagai fungsi yang meliputi rangkaian aktivitas antaras lain:
1. Manajemen dan pengarahan
2. Tata laksana/penyelenggaraan
3. Pelaksana secara efisien
4. Manajemen
5. Pengawasan
6. Pengendalian dan pengawasan
7. Pengarahan dan pengawasan
8. Pengarahan
9. Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian

Faktor-faktor menurut Edwin Robinson menyebutkan :
1. pegawai
2. Material perlengkapan
3. Persayaratan
4. Metode
Sedangkan fungsi-fungsi yang terkait lainnya menurut H.Mac Donald (office management) bertalian dengan 6 hal yaitu :
1. Kepegawaian perkantoran (office personel)
2. Metode perkantoran (office methods)
3. Perlengkapan perkantoran (office equipment)
4. Faktor-faktor fisik dalam kantor (Physical factor)
5. Biaya perkantoran (office costs)
6. Haluan atau kebijakan perkantoran (office policies)

perincian selengkapnya mengenai cakupan bidang kerja dalam manajemen perkantoran oleh Charles O Libbey meliputi :
1. Ruang perkantoran (office space)
2. komunikasi (communications)
3. kepegawaian kantor (office personnel)
4. perabotan danperlengkapan kantor (furniture and equipment)
5. peralatan dan mesin (appliance and machine)
6. perbekalan dan alat tulis (supplies and stationery)
7. metode (methods)
8. tata warkat (records)
9. kontrol pejabat pimpinan (executive controls)

Suatu ruang kantor yang efisien tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan hasil dari perencanaan yang tepat. Seseorang atau tim yang bertanggung jawab dalam merancang ruang kantor harus memahami bahwa pemakaian ruangan suatu kantor merupakan proses yang berjalan terus berkelanjutan mengikuti beragam kebutuhan dan tuntutan. Setiap komponen-komponen pekerjaan, seperti: pekerjaan itu sendiri, prosesnya, perlengkapannya, ruang-ruangnya, lingkungan (fisik) disekitarnya, serta para pegawainya merupakan suatu kesatuan yang saling berhubungan (koordinasi) (Huffman, 1980: 300).

Fungsi dan tujuan perencanaan tataruang kantor diantaranya adalah:
(1) untuk menghasilkan lebih banyak pekerjaan dengan biaya serendah-rendahnya;
(2) mengurangi waktu yang diperlukan untuk suatu pekerjaan dengan memperbaiki alur pekerjaan; serta
(3) memperbaiki semangat bekerja para pegawai dengan menyiapkan suasana kerja yang lebih memuaskan (Komaruddin, 1986: 142).
Oleh karena itu, ruang kantor yang ditata dengan baik akan dapat:
(1) mencegah penghamburan tenaga dan waktu para pegawai karena berjalan mondar-mandir yang semestinya tidak perlu;
(2) menjamin kelancaran alur pekerjaan;
(3) memungkinkan pemakaian ruang kerja lebih efisien;
(4) kesehatan dan kepuasan pegawai terpelihara;
(5) pengawasan terhadap pekerjaan lebih mudah;
(6) memberikan kesan yang baik kepada tamu yang datang; serta
(7) memberikan kemungkinan perubahan ruang kantor jika sewaktu-waktu diperlukan (The Liang Gie, 1991: 188-9).


PENATAAN RUANG KANTOR
Ada 2 perumusan tentang defenisi tata ruang kantor yaitu :

1. Penataan kantor sebagai penyusunan perabotan dan alat perlengkapan pada luas lantai yang tersedia.

2. Penataan kantor adalah penentuan mengenai kebutuhan-kebutuhan ruang dan penggunaan secara terperinci dari sebuah ruang untuk penggunaan suatu susunan yang praktis dari faktor-faktor bagi pelaksanaan kerja perkantoran dengan biaya yang sehemat-hematnya.

PEDOMAN DALAM MENYUSUN TATA RUANG KANTOR
1. Pekerjaan dikantor dalam proses pelaksanaan dapat menempuh jalan terpendek.
2. Rangkaian aktivitas tata usaha dapat mengalir secar lancar.
3. Segenap ruang dipergunakan secara efisien
4. pengawasan terhadap pekerjaan dapat berlangsung dengan baik
5. pihak luar yang datang ke kantor tersebut mendapat kesan yang baik tentang kantor tersebut.
6. Susunan tempat kerja dapat diubah sewaktu-waktu diperlukan.

AZAS-AZAS PENATAAN RUANG KANTOR YANG BAIK
Terdapat kurang lebih empat azas pokok dalam penataan ruang kantor yang baik.
1. Azas jarak terpendek ialah suatu tata letak ruang kantor yang terbaik dimana memungkinkan proses penyelesain suatu pekerjaan dapat dilakukan sependek-pendeknya atau dengan waktu yang efektif. 

2. Azas rangkaian kerja ialah penempatan para karyawan dan alat-alat kantor yang dirunut rangkaiannya agar sejalan dengan urutan penyelesaian pekerjaan. Azas rangkain kerja juga merupakan kesinambungan azas jarak terpendek karena dengan tata letak suatu ruang yang baik, akan memudahkan karyawan menjangkau alat pekerjaan yang dibutuhkan sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien.

3. Azas penggunaan segenap ruangan ialah azas dimana suatu tata ruang kantor mempergunakan sepenuhnya ruang kantor termasuk di dalamnya secara vertical ke atas dan ke bawah. Azas ini menggunakan sistem pemaksimalan suatu ruangan. Azas ini sangat baik digunakan terutama bagi suatu ruang kerja yang kecil namun menuntun tempat penyimpanan yang cukup luas. Penggunaan secara maksimal ruang kantor dari atas ke bawah, atau begitu pun sebaliknya, merupakan cara yang baik dilakukan sesuai azas penggunaan segenap ruang ini.

4. Azas perubahan. Perubahab susunan ruang kerja dapat dilakukan apabila tata letak suatu ruang kerja diharuskan untuk berubah karena alasan-alasan 3 hal di atas. Perubahan tata letak kantor dapat digunakan untuk membuat suasana baru dalam suatu kantor. Azas-azas ini pun selaras sejalan dengan besar-kecil berat-ringan perabotan ruang kerja yang digunakan.

ADA 2 MACAM TATA RUANG KANTOR YAITU :
1. Tata ruang kantor terpisah yaitu susunan ruangan untuk bekerja terbagi-bagi dalam beberapa satuan yang dibagi-bagi karena keadaan gedung yang terdiri atas kamar-kamar

2. Tata ruang kantor yang terbuka yaitu Ruangan kerja yang dipisah-pisahkan tetapi semua aktivitasnya dilaksanakan pada satu ruang besar terbuka.
2. PENGOORDINASIAN
• Merupakan suatu kegiatan untuk menjamin kerja sama dan partisipasi sejumlah kegiatan kantor
• Salah satu tolak ukur keberhasilan pemimpin adalah keberhasilannya dalam mengoordinasikan segala kegiatan yang diperlukan.

3. PENGAWASAN KANTOR
(PENGENDALIAN KANTOR)
– Merupakan salah satu fungsi dari rangkaian proses manajemen kantor
– Meliputi seluruh kegiatan pimpinan organisasi kantor yang meneliti, menyesuaikan, dan mengoreksi kegiatan ketatausahaan agar pelaksanaan tepat seperti rencana
LANGKAH-LANGKAH DALAM MERANCANG TATA RUANG KANTOR
1. Hendaknya dibuat gambar denah kantor yang bersangkutan dengan skala 1 : 40
2. Mempelajari segenap pekerjaan yang termasuk dalam lingkungan kantor, hendaknya semua aktivitas perkantoran dicatat.
3. Menyusun letak meja-meja kerja untu para pegawai
4. Tata ruang dirancang dengan menjejerkan guntingan-guntingan gambar meja dan kursi diatas gambar denah. Apabila sudah diperoleh tata ruang yang terbaik. Lekatkanlah guntingan-guntingan gambar tersebut pada gambar denah tadi.

KEEFEKTIVITASAN TATA RUANG KANTOR TERBUKA
1. Memungkinkan pengawasan yang lebih efektif terhadap segenap pegawai
2. lebih memudahkan hubungan antar para pegawai
3. Lebih memudahkan tersebarnya cahaya dan perubahan udara
4. Jika terjadi penambahan pegawai/perabot kantor, tata ruang yang terbuka lebih mudah menampungnya.

TEHNIK UNTUK MENCAPAI SUATU TATA RUANG KANTOR YANG BAIK ADALAH :
1. Meja-meja disusun menurut garis lurus dan menghadap ke jurusan yang sama.
2. Pada tata ruang yang terbuka susunan meja-meja itu dapat terdiri atas beberapa baris.
3. Diantara baris-baris meja disediakan lorong-lorong untuk keperluan lalu lintas pegawai yang biasanya berjarak 120 cm
4. jarak antara satu meja dengan meja yang dimuka / dibelakng selebar 80 cm
5. pengawas kantor ditempatkan dibelakang para pegawainya.

FAKTOR-FAKTOR LAIN YANG BERHUBUNGAN DENGAN
TATA RUANG KANTOR

1. Cahaya.
Cahaya yang abadi / permanen : matahari dan cahaya buatan seperti lampu-lampu
Menurut penelitian cahaya matahari mampu menembus 5-7,5 meter dalam ruangan.
Cahaya terbagi 4 yaitu
• Cahaya langsung seperti lampu-lampu
• Cahaya setengah langsung biasanya dibuat penopang lampu dengan kaca
• Cahaya setenagh tak langsung
• Cahaya tak langsung. penerangan lampu yang terbaik adalah cahaya tak langsung karena akan memelihara kesejukan mata.
2. Warna
Warna merupakan faktor yang penting untuk mempengaruhi keadaan jiwa pegawai.
Menurut ahli ada 3 warna pokok yaitu : merah, kuning dan biru.
• Merah yaitu menggambarkan panas dan kegemparan pekerja, dapat menimbulkan emosi
• Kuning yaitu menggambarkan kehangatan matahari, merangsang mata dan syaraf, dapat menimbulkan perasaan riang gembira
• Biru yaitu menggambarkan kelembutan langit dan samudra, menyejukkan, keleluasaan, dan ketentraman. Pengaruh warna biru dapat mengurangi ketegangan otot-otot tubuh dan tekanan darah.
Menurut penelitian warna-warna yang digunakan dengan gedung perkantoran yaitu :
88% warna putih
88% campuran warna puutih dan hijau
83 % warna abu-abu
81 % warna gading
Warna yang tepat untuk suatu kantor tergantung pada macam dan sifatnya pekerjaan di kantor yang bersangkutan.
Jika pekerjaan membutuhkan ketenangan sebaiknya dipakai warna biru pada dinding kantor
Jika pekerjaan merupakan produktivitas diperlukan warna putih
3. Udara.
Udara untuk AC diruangan kantor biasanya dipakai 270 C, usaha-usaha yang dibuat yaitu :
Mengatur suhu udara dalam ruang kerja dengan alat AC atau kipas angin
Mengusahakan sebanyak mungkin peredaran udara dalam ruangan kerja
Mengatur pemakaian kerja yang dipakai oleh para pekerja
4. Suara
 Suara yang gaduh dapat mengganggu efisien kerja
Suara dapat dikurangi dengan lubang-lubang pentilasi agar suara terbawa angin keluar.

TUJUAN TATA RUANG KANTOR

Dengan penggunaan ruang yang baik proses alur pekerjaan yang efektif dan efesien, maka tujuan tata ruang kantor adalah sebagai berikut :
I. The Liang Gie
  • Pekerjaan di kantor itu dalam proses pelaksanaannya dapat menempuh jarak yang sependek mungkin.
  • Rangkaian aktivitas tata usaha dapat mengalir secara lancar
  • Kesehatan dan kepuasaan bekerja para pegawai dapat terpelihara
  • Pengawasan terhadap pekerjaan dapat berlangsung secara memuaskan
  • Seluruh ruang dipergunakan secara efesien untuk keperluan pekerjaan
  • Pihak luar yang mengunjungi kantor yang bersangkutan mendapat kesan yang baik tentang organisasi tersebut2
  • Susunan tempat kerja dapat dipergunakan untuk berbagai pekerjaan dan mudah diubah sewaktu-waktu diperluka (The Liang Gie, 1988:207)
II. Geofrey Mills dan Standingford
Dua orang ahli dari Inggris menegaskan bahwa tujuan tata ruang kantor yang baik bagi suatu kantor adalah :
  • Persyaratan peraturan perundang-undangan dipenuhi
  • Setiap ruangan dipergunakan sehingga bermanfaat besar
  • Kondisi kerja yang baik disediakan bagi setiap orang
  • Memudahkan pengawasan untuk dapat melihat staf yang bekerja
  • Rasa memiliki dan loyalitas pada kelompok kerja terpelihara
  • Komunikasi  dan arus kerja diperlancar
  • Operasi yang bising dan mengganggu dipisahkan tersendiri
  • Saling mengganggu antar pegawai dihindarkan
  • Menyediakan pelayanan yang baik, misalnya listrik, telepon
  • Memberikan keamanan (The Liang Gie, 1988:208)
Dari uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa tujuan tata ruang kantor :
  • Memperlancar jalannya pekerjaan yaitu segenap ruangan digunakan secara efesien untuk keperluan pekerjan
  • Menambah semangat kerja pegawai
  • Memberikan kesan yang baik bagi para tamu yang datang mengunjungi kantor
  • Mempermudah pengawasan

Penataan Tata Ruang Kantor Presentation Transcript

PENATAAN TATA RUANG KANTOR
  • Pemeliharaan Lingkungan Kantor1. Ruang untuk beribadah2. Dapur3. Gedung4. Kantin5. Ruang Istirahat6. Aula Olahraga7. Taman
  • Cont….8. Jaringan komunikasi dalam organisasi  Pembagian organisasi  Kantor pribadi dan umum  Persyaratan tata ruang  Area khusus
  • Cont…Area khusus Reception areav Ruang dewan atau konferensi Ruang komputer Ruang surat Ruang percetakan dan duplikasi Area pusat pencatatan Pertimbangan keamanan Konstruksi bebas hambatan Perluasan Kondisi lingkungan Perlengkapan dan peralatan Pembiayaan dalam ruang perkantoran
  • Penghematan GerakPenghematan dalam gerak merupakan salahsatu faktor yang penting dalam menunjangpencapaian efisiensi kerja.Penghematan gerak dapat meminimalkankegiatan kerja yang tidak perlu dan tentunyaakan menghemat tenaga karyawan yangsedang bekerja
  • Penghematan Gerak• Cara yang paling mudah• Cara yang paling ringan• Cara yang paling tepat• Cara paling dekat• Cara paling murah
  • Unsur-unsur PenghematanGerak• Menghilangkan unsur-unsur gerak yang tidak diperlukan• Menyederhanakan unsur-unsur gerakan yang perlu• Mengatur kembali unsur-unsur gerak yang diperlukan sedemikian rupa sehingga menghasilkan rangkaian gerak yang berulang, sederhana, sesingkat mungkin
  • Asas-asas Penghematan Gerak• Asas Penghapusan• Asas Penggabungan
  • Prinsip Penghematan Gerak• Mencari • Mengumpulkan• Memilih • Memisahkan• Mencekau • Menggunakan• Berjalan tanpa muatan • Keterlambatan yang tak• Berjalan dengan muatan dapat dihindari• Memegang • Keterlambatan yang• Melepaskan muatan dapat dihindari• Meletakan • Merencanakan• Meletakan dengan • Istirahat melepas lelah keadaan siap• Memeriksa
  • Penerapan Penghematan Gerak• Pikiran : untuk mencapai cara yang termudah• Tenaga : untuk mencapai cara yang teringan• Waktu : untuk mencapai cara yang tercepat• Ruang : untuk mencapai cara yang terdekat• Benda : untuk mencapai cara yang termurah



Contoh notula rapat

NOTULA RAPAT BAGIAN UMUM
DEPUTI BIDANG ADMINISTRASI BPPT

Tanggal
Tempat
Waktu
: 26 Februari 2008
: Ruang Rapat Bagian Umum
: Pukul 10.00-12.00
Peserta Rapat              :
(1)   Ardhan Ramadhanta SE, kabag Umum
(2)   Aini Salsabilla Riyanthi, SH., Kabag Rumah Tangga
(3)   Kenzi Nabilla Sava, SE., Kasub Tata Usaha
(4)   Ir. Kinanka Humaira Tival, Kasub Tata Laksana
(5)   Karla Akilla Tanshi SE., Sekertaris
(6)   Syagun Pratama Adji, SE., Staff Tata usaha

Pimpinan Rapat           : Alifian Muhareva Riyandhi SH.

Keputusan Rapat        :
1. Produktivitas kerja

Rapat sepakat menerima usulan Ibu Aini yang menyengkut hal sebagai berikut :
a)      Perlu diadakan pembagian kerja yang berimbang diantara pegawai serta perlunya pengawasan dari atasan langsung yang bertanggung jawab pada tugas-tugas bawahannya.
b)      Prekuensi pekerjaan yang semakin tinggi selama ini tidak diimbangi oleh kearsipan tenaga yang ada. Karena itu, perlu diadakan pembagian kerja yang tepat. Seseorang yang mendapat pembagian kerja harus sesuai dengan latar belakang keahliannya.

Sejalan dengan teori sederhana tentang prosedur membuat ringakasan, sekarang simaklah rekaman pembicaraan dalam satu rapat berikut ini serta contoh natula dan risalahnya.

2. Kursus Bahasa Indonesia

Rapat menyetujui usulan Pak Malik :
a)      Perlu dicarikan segera jalan keluar atas kendala yang dihadapi dalam kegiatan surat-menyurat intern, yaitu meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia tulis untuk berkorespondensi.
b)      Agar diupayakan sekertaris yang siap pakai dalam tugas-tugasnya seperti kemampuan menjadi korektor, notulis, dan MC.
Rapat memutuskan agar Bagian Umum meneruskan usulan tersebut kepada Bagian Diklat BPPT.



Jakarta, 27 Januari 2008
Mengetahui,


Pemimpin Rapat,
Alifian Muhareva Riyandhi SH.



Notulis,
Hj. Siti Avifah, S.pd.,SH.,MM.